Strange

6:19:00 AM

Saya akui saya sudah sejak lama saya menyukai komputer.Baik itu dalam hal programnya, poto-poto, cara mengetik, game-game yang dimainkan, memainkan musik, menonton video, dan kelebihan kelebihan lainnya dari sebuah komputer. Namun, ada sesuatu yang membingungkan bagi saya. Bila saya sedang tidak berada di depan laptop, saya selalu membayangkan apa yang akan saya lakukan nanti jika saya sudah menyalakan laptop. Saya tata rapi pikiran itu. Dan saya yakin bisa berjalan dengan lancar. Misalnya saya ingin mengerjakan mengetik, maka saya akan mengetik. Jika saya ingin mendengarkan musik, maka saya akan menyetel musik player. Jika saya ingin browsing, maka saya akan berinternetan. Jika saya ingin bermain game maka saya akan bermain game. Tapi pada kenyataannya tidak seperti yang saya harapkan. Semua menjadi aneh, dan terbalik. Saya lupa dengan apa yang harus saya lakukan jika laptop saya sudah start up. Jika tadi ingin membuka facebook eh malah ngerjain yang lain. Jika tadi ingin megedti poto malah ngerjain yanglain. Kok aneh begini yah. Saya lupa apa yang harus saya lakukan dan itu membuat hidup saya ini menjadi tidak teratur. Jika kamu ingin melakukan sesuatu namun setelah kamu akan memulai kegiatan itu kamu lupa dimulai dari mana akan melakukannya, itu hal yang aneh bagi saya. Mungkin juga bagi kalian. Apa kalian pernah mengalaminya? Ataukah sering? Namun bagaimana pun juga saya tetap saja menyukai laptop saya ini. Hehehe. Yiah , mungkin saja ada masalah ingatan dengan otak saya.

Dulu, setelah saya lulus dari SMP (SMP N 1 KOKAP) saya sebenarnya ingin sekali melanjutkan sekolah ke SMA. Kemudian melanjutkan kuliah sesuai dengan kesukaan saya. Namun nasib berteriak lain. Aku terlahir dari keluarga yang serba cukup. Makannya setiap hari cukup, pakaiannya cukup, rumahnya cukup. Namun uangnya tidak cukup untuk melanjutkan ke SMA. Bukannya saya merendah diri, namun saya memang dari keluarga miskin bahagia. Ayah saya bilang jika saya ingin melanjutkan sekolah ke SMA, maka saya harus kerja sambilan membantu ayah saya. Huh, waktu itu saya merasa capek betul jika harus membantu ayah saya yang waktu itu dan sampai sekarang bekerja sebagai petani gula merah yang kerjaannya setiap hari memanjat berpuluh-puluh pohon di pagi dan sore hari. Capek betul. Maka saya pun tidak jadi melanjutkan sekolah ke SMA. Pupus sudah harapan saya untuk melanjutkan sekolah ke SMA.

Dan kemudian saya ambil jalan lain untuk lari dari pekerjaan yang ayah saya bebankan kepada saya. Yaitu saya akan melanjutkan sekolah ke STM alias SMK. Yang notabene sekolah tersebut jauh dari rumah saya sehingga saya harus mengekos dan saya akan terbebas dari pekerjaan rumah yang diwajibkan untuk saya tadi. Dan akhirnya saya mendaftar di STM yang tentu saja menjadi favorit di kabupaten saya (West Prog). Dan polemik kembali muncul ketika saat pendaftaran, yakni jurusan apa yang akan saya pilih. Saya bingung. Sebelum saat pendaftaran saya sudah diwanti-wanti oleh orang tua saya untuk memilih Otomotif. Kakek angkat saya juga mengharapkan saya untuk memilih ambil jurusan otomotif saja, karena katanya peluang kerjanya lebih besar dibanding jurusan yang lain. Yang diambil contoh adalah tetangga saya yang dulu juga ambil jurusan otomotif di sekolah yang sama dengan yang akan saya tuju, dan sekarang dia sudah sukses di Jepang (kata Kakek Angkat saya).

Waktu itu pilihan yang ingin saya pilih yaitu pertama komputer, yang sudah saya sukai waktu pertama kali les komputer pas SMP kelas 2. Biasanya kan anak-anak akan membolos jika ada les, tapi saya tidak malah saya minta tambahan, yakni saya mengikuti les komputer yang bukan jatah saya. Tapi jatah temen saya yang tidak dia pakai. Rugi dia kurasa padahal dia kan sudah membayar iuran kok tidak dipakai. Pokoknya saya gemar komputer. Kemudian alternatif kedua yaitu elektronika, yang juga waktu pas SMP saya gemar juga mengotak atik kabel. Baik itu kabel-kabel di ruang elektronnika maupun kabel-kabel instalasi di rumah saya. Yang sekarang jadi penuh lakban. Untung aja sampai sekarang belum pernah kebakaran. Hihihihi. Alternatif ketiga adalah saya ingin masuk jurusan Basketball. Saya juga menyukai basket dari tipi. Dan pas smp juga ada olahraga ini. Tapi karena di STM gak ada jurusan seperti ini maka saya pun tidak jadi. Dan akhirnya pilihan saya jatuh dan terpelanting pada Mekanik Otomotif. Saya menyukai gambar-gambar modigfikasi motor yang tampak keren, saya menyukai kenapa bensin bisa menggerakkan roda. Saya suka asap(asep) knalpot [yang ini bercanda][saya kan suka hijau]. Saya suka tantangan. Dan ketika saya ditanya oleh guru mekanik saya, saya menjawab “ Saya ingin langsung terjun kedunia pekerjaan”. Hampir semua teman baru saya itu tertawa. Ada yang bilang terjun saja kebawah, waktu itu pelajaran sedang dilaksnakan di tingkata 2. Saya hanya tersenyum. Sebelum lulus saya sudah ikut tes kerja. Dan 2 minggu setelah lulus STM saya sudah pergi ke Kalimantan.

Dan saya sekarang bisa membeli laptop ini yang dulu saya ingin mengambil jurusan KJ(Komputer Jaringan).

Namun... saya bingung ( kembali ke pokok permasalahan ). Ketika saya sudah memuka laptop ini, saya bingung apa yang akan saya lakukan. Bagaimana ya agar bisa fokus?

You Might Also Like

0 coments