INSTROPEKSI DIRI

4:10:00 AM

Huh, sebulan sudah saya tidak posting blog. Lumayan lama juga. Ini dikarenakan saya baru saja pindah lokasi seperti biasanya dikarenakan tuntutan pekerjaan. Pekerjaan yang saya lakukan dituntut untuk berpindah-pindah. Jadi saya harus terbiasa untuk beradaptasi dengan kondisi pekerjaan saya ini. Selain itu saya tidak posting blog karena di sini susah sinyal. Modem yang baru 3 bulan saya beli di sini tidak bisa dipakai, karena di sini tidak ada sinyal untuk modem yang saya pakai( Indosat IM2). Jadi modem saya itu cuman ke pakai 2 bulan saja, yaitu saat aku cuti 2 minggu di Jogja kota saya yang tercinta dan 5 minggu di Balikpapan. Setelah saya di sini sudah tidak ada sinyal lagi. Dan modempun tidak dipakai.

Untuk online saya harus ke warnet, atau mungkin bisa juga pakai modem dengan kartu lain. Tapi itupun belum aku coba. Kemarin saya mencoba untuk ke warnet, dan saya langsung kepingin untuk posting lagi.

Begitu banyak hal-hal yang telah terjadi beberapa waktu ini. Ada berita meninggalnya artist Michael Jackson. Ada Kegiatan Pemilu Presiden kita untuk jangak waktu 5 tahun ke depan. Semoga Bangsa kita bisa menjadi lebih baik di masa yang akan datang. Amin. Kemudian ada Mbah Surip yang sedang naik daun. Hingga munculnya band-band baru yang meramaikan dunia music Indonesia.

Apa yang telah terjadi, telah terjadi begitu saja. Setiap orang punya kehidupan sendiri sendiri yang harus dijalani masing-masing. Sayapun juga begitu saya punya kehidupan sendiri yang harus saya jalani. Usia saya sudah 19 tahun 11 bulan. Sebentar lagi saya sudah kepala 2. Ada 1 lagi kepala yang harus saya tanggung. Menanggung 1 kepala saja sudah susah. Apalagi harus menanggung 2 kepala. Itu menurut peribahasa. Yang jelas saya itu sudah bertambah dewasa. Selama 19 tahun lebih ini sudah banyak yang saya lalui. Begitu banyak hal-hal yang menjadi pelajaran buat kehidupan saya. Tapi mengapa diri ini serasa belum siap untuk menjalani kehidupan yang sesungguhnya. Kehidupan ini terasa begitu berat. Begitu banyak rintangan yang menghadang. Saya juga bisa mengerti setiap manusia di dunia ini punya masalah masing-masing. Dan kita masing-masing merasa masalah kita sendiri yang paling berat. Tanpa memikirkan masalah orang lain. Tanpa menghiraukan masalah orang lain. Saya akui bahwa masalah kita sendiri yang saya dan anda jalani masing-masing sudah begitu beratnya, mengapa harus memikirkan masalah orang lain?

Tapi sebenarnya itu simple saja. Karena pada intinya semuanya itu sama saja harus kita atasi. Mungkin dengan melihat penyelesaian dari masalah orang lain itu sendiri, kita bisa belajar untuk menyelesaikan masalah anda sendiri maupun masalah saya juga. Jangan melihat masalah dari 1 sudut saja. Coba kita lihat dari sudut yang lain. Dengan cara melihat masalah orang lain tersebut. Atau mungkin juga anda sudah tau apa yang anda hadapi. Dan anda bisa memutuskan apa yang harus anda lakukan.

Sebenarnya aku benci mengatakan ini. Sebenarnya satu hal yang paling mempengaruhi hidup kita ini adalah uang. Iya uang yang sehari hari kita gunakan sebagai alat tukar maupun alat pembayaran dan sebagainya. Kita makan pakai uang. Anda tinggal anda harus beli rumah pakai uang. Maupun nyewa kost juga pakai uang. Segala-galanya pakai uang. Orang mengemis minta uang. Kita mau liburan harus keluar uang. Kita bekerja pun untuk mencari uang, kita tidak bisa lepas dari barang yang namanya uang. Tapi di balik semua itu ada yang lebih penting dari uang. Yang di atas sudah mengaturnya bahwa uang bisa menjadi dewa yang di sembah-sembah orang. Tapi Dia-lah yang memberi kita hidup, bukan uang yang memberi kita napas. Jadi kembali ke diri sendiri. Apa yang terbaik buat anda masing-masing. Tetap ingat kepada-Nya. Jangan tergila-gila pada uang. Tetap jalani hidup, kejar mimpi-mimpi untuk mencapai kebahagiaan. Karena yang anda cari sebenarnya adalah kebahagiaan. Kebahagiaan tidak bisa kita lihat, tapi kita bisa kita rasakan. Dan sedikit orang yang bisa mencapai kebahagiaan nirwana.

Selamat menjalani hidup. Keep smile.

Asep Saputra W.

You Might Also Like

0 coments